Hmm
“Tanpa tau waktu, bertemu itu yang menyelimuti awan angan-ku. Ingin itu”
semakin sempit pikiran-ku, sekecil itulah kemungkinan kebahagian yang akan diterima. Begitu pun sebaliknya. _ seorang teman (:
penuh sudah kutub positif dalam-ku. Sekarang, kutub negatif yang kubutuh dalam-mu
kita tidak terikat. kita hanya telah terkutuk untuk saling terpikat.
“Senja Yang Sendu” by @dinibudiayu feat me.
Ini semacam musikalisasi puisi. Aku yang menulis puisinya, Frater Maya yang membawakan musiknya.
“Untuk Matamu”
zarry: Rahne?
Kerbau betina, itukah hewan yang paling cantik?
Baiklah, aku...